Laman

Wednesday, August 5, 2015

KAIN BESUREK


kain besurek adalah kain batik khas bengkulu yang dibatik dengan mengunakan motif huruf arab atau dalam bentuk kaligrafi Islam.pemakain kain ini tidak boleh sembarangan karena mengandung nilai nilai spiritual Islam.biasanya kain ini dipakai untuk penutup jenazah atau kerudung buat orang yang takziah dan berziarah ke makam.


makna bacaan / lafadz kaligrafi dalam kain besurek biasanya bermakna tentang niali nilai ketauhitan atau untuk mengingatkan kita akan Tuhan.


kerumitan pembuatan kain ini adalah pada penulisan kaligrafinya.karena harus berurutan dan sesuai dengan makna yang diharapkan.


proses penggarapan kain besurek ini harus dilakukan oleh orang yang mempunyai keahlian tehnik penulisan kaligrafi dan huruf arab.tidak hanya sekedar menguasai teknik membatik biasa.

ukuran 113 x 230cm
jenis kain panjang
motif kaligrafi Islam
daerah Bengkulu
tahun 1960

BANYUMAS TUA

kain Banyumas tua ini sangat unik sekali,selain kainya yang tua,motif yang digunakan juga sangat jarang kita temui pada batik Banyumas pada umumnya.ditambah lagi proses pewarnaan yang digunakan masih menggunakan warna alam


motif keong yang jarang digunakan pada motif batik Banyumas pada umumnya.


latar galaran yang dipakai sebagai latar sangat rapi dan beraturan dalam pengerjaan batiknya.


perpaduan motif yang langka dan pewarnaan yang masih menggunakan warna alam membuat batik ini sangat layak untuk dikoleksi.


ukuran 106 x 260cm
jenis kain panjang
motif keong galaran
tahun 1920an
daerah Banyumas

Tuesday, August 4, 2015

NETTY KWEE


Sarung batik ini menjadi salah satu sejarah perkembangan batik peranakan cina di Pekalongan.kemiripan artis pembatik / signatur yang tertera membuat bayak orang salah mengartikanya. Banyak yang mengira beliu adalah istri Oey soe tjoen yaitu Kwee Netty. Atau bahkan ada yang menganggap ini tiruanya. Padahal beliu adalah pembatik pekalongan, sedangkan Kwee Netty adalah pembatik kedungwuni.
 


karena permintaan pasar saat itu lebih banyak yang  mencari batik kedungwuni,maka banyak pembatik pekalongan yang mencatutkan nama kedungwuni pada batiknya.salah satunya batik ini.




hal ini bisa dilihat dari tehnik garapanya yang sangat berbeda dengan stayle batik kedungwuni





ukuran 105 x 200cm
jenis sarung
motif buketan encim
daerah pekalongan
tahun 1950an
kategori batik pesisir


SOLD